<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Aiki Kenkyukai</title>
	<atom:link href="http://www.aiki-kenkyukai.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.aiki-kenkyukai.com</link>
	<description>Pusat Pendidikan Seni Bela Diri Aikido</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jun 2010 02:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Untuk Apa Kita Belajar Aikido? by toto</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/untuk-apa-kita-belajar-aikido/comment-page-1/#comment-121</link>
		<dc:creator>toto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 02:46:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/untuk-apa-kita-belajar-aikido/#comment-121</guid>
		<description>belajar seni bela diri Aikido berbeda dengan mempelajari ilmu bela diri lainnya. Karena di Aikido hampir seluruhnya berfokus kepada tehnik, dimana 90% melibatkan kerja dari pada otak/ pikiran. Gerakan fisik hanyalah manifestasi dari kerja keras otak untuk menghasilkan suatu tehnik (baik bagi Uke maupun Nage). Dimana hasil dari semuanya adalah timbulnya keselarasan (harmony) baik otak dan fisik, baik bagi Uke maupun bagi Nage..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>belajar seni bela diri Aikido berbeda dengan mempelajari ilmu bela diri lainnya. Karena di Aikido hampir seluruhnya berfokus kepada tehnik, dimana 90% melibatkan kerja dari pada otak/ pikiran. Gerakan fisik hanyalah manifestasi dari kerja keras otak untuk menghasilkan suatu tehnik (baik bagi Uke maupun Nage). Dimana hasil dari semuanya adalah timbulnya keselarasan (harmony) baik otak dan fisik, baik bagi Uke maupun bagi Nage..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Untuk Apa Kita Belajar Aikido? by bernan</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/untuk-apa-kita-belajar-aikido/comment-page-1/#comment-120</link>
		<dc:creator>bernan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 02:09:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/untuk-apa-kita-belajar-aikido/#comment-120</guid>
		<description>aikido susah dipikirkan kepala jadi serasa melayang mendingan dirasakan aja sendiri. aku ikut aikido pusing mikirin macem - macem, sekarang nyadar ternyata jangan terlalu dipikirin dirasain aja tapi masih sering kluar emosinya nih jadi gak tenang waktu latian mungkin kalo yang udah bisa bilang aku kurang rileks gitu ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aikido susah dipikirkan kepala jadi serasa melayang mendingan dirasakan aja sendiri. aku ikut aikido pusing mikirin macem &#8211; macem, sekarang nyadar ternyata jangan terlalu dipikirin dirasain aja tapi masih sering kluar emosinya nih jadi gak tenang waktu latian mungkin kalo yang udah bisa bilang aku kurang rileks gitu ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Your Strength is your weakness. Aiki-kenkyukai, sebuah perjalanan menyusuri ikhlas by hameed</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2010/05/15/your-strength-is-your-weakness-aiki-kenkyukai-sebuah-perjalanan-menyusuri-ikhlas/comment-page-1/#comment-119</link>
		<dc:creator>hameed</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 12:01:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2010/05/15/your-strength-is-your-weakness-aiki-kenkyukai-sebuah-perjalanan-menyusuri-ikhlas/#comment-119</guid>
		<description>Ikhlas..sebuah perjalanan panjang. Like it a lot, Sensei.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ikhlas..sebuah perjalanan panjang. Like it a lot, Sensei.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pengalaman Mengembangkan Aikido di Kalimantan Barat by Sucitra</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/08/11/%e2%80%9cpengalaman-mengembangkan-aikido-di-kalimantan-barat%e2%80%9d/comment-page-1/#comment-118</link>
		<dc:creator>Sucitra</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 05:31:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/08/11/%e2%80%9cpengalaman-mengembangkan-aikido-di-kalimantan-barat%e2%80%9d/#comment-118</guid>
		<description>Saya adalah salah satu peserta Kalimantan BArat AIki Kenkyukai Club sejak 8 Mei 2010. Saya benar - benar melihat pernyataan bapak Armansyah begitu jelas. Pada awalnya saya juga merasakan tantangan dan halangan dalam menjalani latihan terutama perlawanan dalam diri sendiri untuk tetap eksis dan konsisten. Suatu saat dalam renungan saya, saya menemukan satu hal yang membuat semuanya bisa saya lewati yakni saya harus menemukan alasan kenapa saya mengikuti latihan ini. Alhamdulillah, saya telah temukan alasan itu dan menumbuhkan komitmen untuk terus berlatih. Saya menemukan nilai - nilai kehidupan yang belum pernah saya temukan di bidang lain. DItambah dengan dorongan dan kepercayaan dari senior sekaligus instruktur kami, bapak Armansyah, kami berusaha untuk tetap konsisten. Saya mewakili semua anggota Kalimantan Barat Aiki Kenkyukai Club mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya atas kepedulian bapak Armansyah karena selalu berada bersama kami.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah salah satu peserta Kalimantan BArat AIki Kenkyukai Club sejak 8 Mei 2010. Saya benar &#8211; benar melihat pernyataan bapak Armansyah begitu jelas. Pada awalnya saya juga merasakan tantangan dan halangan dalam menjalani latihan terutama perlawanan dalam diri sendiri untuk tetap eksis dan konsisten. Suatu saat dalam renungan saya, saya menemukan satu hal yang membuat semuanya bisa saya lewati yakni saya harus menemukan alasan kenapa saya mengikuti latihan ini. Alhamdulillah, saya telah temukan alasan itu dan menumbuhkan komitmen untuk terus berlatih. Saya menemukan nilai &#8211; nilai kehidupan yang belum pernah saya temukan di bidang lain. DItambah dengan dorongan dan kepercayaan dari senior sekaligus instruktur kami, bapak Armansyah, kami berusaha untuk tetap konsisten. Saya mewakili semua anggota Kalimantan Barat Aiki Kenkyukai Club mengucapkan terima kasih yang sebesar &#8211; besarnya atas kepedulian bapak Armansyah karena selalu berada bersama kami.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aiki no Kokoro (Jiwa dari Aiki) Bagian 1 by aloytriyono</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/10/01/aiki-no-kokoro-jiwa-dari-aiki-bagian-1/comment-page-1/#comment-117</link>
		<dc:creator>aloytriyono</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 05:15:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/10/01/aiki-no-kokoro-jiwa-dari-aiki-bagian-1/#comment-117</guid>
		<description>musuh ada di dalam diri kita 
musuh adalah diri kita sendiri
damai dengan diri sendiri berarti damai dengan musuh
damai sifat sejadi diri kita
sifat alami 
sifat takkeberadaan 
kosong</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>musuh ada di dalam diri kita<br />
musuh adalah diri kita sendiri<br />
damai dengan diri sendiri berarti damai dengan musuh<br />
damai sifat sejadi diri kita<br />
sifat alami<br />
sifat takkeberadaan<br />
kosong</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on â€œSaya Beri Nama Anak Saya: Aikiâ€ by Aloysius Triyono</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/%e2%80%9csaya-beri-nama-anak-saya-aiki%e2%80%9d/comment-page-1/#comment-115</link>
		<dc:creator>Aloysius Triyono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 03:42:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/%e2%80%9csaya-beri-nama-anak-saya-aiki%e2%80%9d/#comment-115</guid>
		<description>Nama yang bagus, semoga menjadi anak yang sesuai dengan harapan orangtuanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nama yang bagus, semoga menjadi anak yang sesuai dengan harapan orangtuanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Meeting Aiki Kenkyukai &amp; Pemberitahuan Resmi by romansah</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2010/01/30/meeting-aiki-kenkyukai-pemberitahuan-resmi/comment-page-1/#comment-114</link>
		<dc:creator>romansah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 01:24:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2010/01/30/meeting-aiki-kenkyukai-pemberitahuan-resmi/#comment-114</guid>
		<description>Selamat buat Hakim Sensei.
Dan 5 sebuah prestasi dan dedikasi yang luar biasa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat buat Hakim Sensei.<br />
Dan 5 sebuah prestasi dan dedikasi yang luar biasa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PERATURAN PENGAMBILAN UJIAN YUDANSHA by harry</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2009/10/12/peraturan-pengambilan-ujian-yudansha/comment-page-1/#comment-111</link>
		<dc:creator>harry</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 06:51:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2009/10/12/peraturan-pengambilan-ujian-yudansha/#comment-111</guid>
		<description>Salam kenal buat semua pecinta seni beladiri di tanah air dan di mana saja berada...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal buat semua pecinta seni beladiri di tanah air dan di mana saja berada&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kesamaan Filosofi Aikido dengan Meditasi Lintas Agama by ARIE P</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/kesamaan-filosofi-aikido-dengan-meditasi-lintas-agama/comment-page-1/#comment-110</link>
		<dc:creator>ARIE P</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 04:58:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/kesamaan-filosofi-aikido-dengan-meditasi-lintas-agama/#comment-110</guid>
		<description>Konsep aikido sejalan dengan Islam the way of life konsep ada dan tidak ada sejalan dengan Kalimat Syahadat : &quot;Laaillah Ha Illallah &quot; artinya Laa = Tidak ada (kosong) Illah = Tuhan Allah SWT Illallah= Selain Allah (Ada). Aikido sejalan dengan Islam intinya dalam menghadapi apapun manusia tidak boleh memilih namun selalu siap menghadapi apapun.Bagi seorang muslim meditasi dilakukan sehari 5 kali dalam sholat (Yang Wajib) dan disepanjang hari dimanapun (Sunnah). Semoga ajaran Osensei bisa menjadi seindah aajaran Muhammad SAW</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Konsep aikido sejalan dengan Islam the way of life konsep ada dan tidak ada sejalan dengan Kalimat Syahadat : &#8220;Laaillah Ha Illallah &#8221; artinya Laa = Tidak ada (kosong) Illah = Tuhan Allah SWT Illallah= Selain Allah (Ada). Aikido sejalan dengan Islam intinya dalam menghadapi apapun manusia tidak boleh memilih namun selalu siap menghadapi apapun.Bagi seorang muslim meditasi dilakukan sehari 5 kali dalam sholat (Yang Wajib) dan disepanjang hari dimanapun (Sunnah). Semoga ajaran Osensei bisa menjadi seindah aajaran Muhammad SAW</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Liputan Gashuku Aiki Kenkyukai 2009 &#8220;Aiki Camp&#8221; by siti</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2009/07/29/liputan-gashuku-aiki-kenkyukai-2009-aiki-camp/comment-page-1/#comment-108</link>
		<dc:creator>siti</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 08:58:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2009/07/29/liputan-gashuku-aiki-kenkyukai-2009-aiki-camp/#comment-108</guid>
		<description>Saya peserta Gashuku dari KL, Malaysia.  Saya rasa amat gembira dengan Aikicamp.  Aikidoka di Indonesia amat bertuah kerana mempunyai Sensei seperti Sensei Hakim.  Manfaat kan kehadiran beliau.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya peserta Gashuku dari KL, Malaysia.  Saya rasa amat gembira dengan Aikicamp.  Aikidoka di Indonesia amat bertuah kerana mempunyai Sensei seperti Sensei Hakim.  Manfaat kan kehadiran beliau.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Untuk Apa Kita Belajar Aikido? by master forex</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/untuk-apa-kita-belajar-aikido/comment-page-1/#comment-107</link>
		<dc:creator>master forex</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 13:40:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/06/11/untuk-apa-kita-belajar-aikido/#comment-107</guid>
		<description>aikido course lewat youtube dgn guru imanul hakim sensei, sangat bermangfaat buat gw</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aikido course lewat youtube dgn guru imanul hakim sensei, sangat bermangfaat buat gw</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Liputan Khusus by master forex</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/05/10/liputan-khusus/comment-page-1/#comment-106</link>
		<dc:creator>master forex</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 13:35:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/05/10/liputan-khusus/#comment-106</guid>
		<description>thanks atas sharing videonya di youtube, skrang gw lebih ngerti apa itu aikido</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thanks atas sharing videonya di youtube, skrang gw lebih ngerti apa itu aikido</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Liputan Seminar Ikuhiro Kubota Shihan by Rio</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2009/07/05/liputan-seminar-ikuhiro-kubota-shihan/comment-page-1/#comment-105</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 04:38:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2009/07/05/liputan-seminar-ikuhiro-kubota-shihan/#comment-105</guid>
		<description>â€œuntuk dapat berkembang dengan baik , kita harus meniru/mengkopi guru/Sensei kitaâ€  (Kubota)
------
Rio :
Ya benar, kita harus mencontoh/mengkopi guru/sensei kita. Pertanyaannya adalah siapakah sensei kita ? sensei sejati ?

Sesuai perkataan Morihei Ueshiba, kalau mau mencontoh maka contohlah Tuhan, Tuhanlah sensei sejati dan hanya ada satu sensei. 

--------
Then, how can you straighten your warped mind, purify your heart, and be harmonized with the activities of all things in Nature? You should first make God&#039;s heart yours. It is a Great Love, Omnipresent in all quarters- and in all times of the universe. &quot;There is no discord in love. There is no enemy of love.&quot; A mind of discord, thinking of the existence of an enemy, is no longer consistent with the will of God. 
----------

Make God&#039;s heart yours, jadikanlah hati Tuhan sebagai hatimu.

O&#039;sensei itu sensei yang sekaligus bukan sensei karena ternyata dia sendiri belajar dari Tuhan. Tuhan lah sensei sejati, bukan Kubota, bahkan bukan O&#039;sensei.

Bukti lainnya bisa kita lihat di pendiri silat cikalong aliran pancer bumi, esensi ilmunya sama dengan Aikidonya O&#039;sensei, padahal mereka terpisah jarak dan waktu. Artinya apa ? mereka punya sensei yang sama, yakni harmoni atau kita menyebutnya Tuhan.

Salam,
Rio</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>â€œuntuk dapat berkembang dengan baik , kita harus meniru/mengkopi guru/Sensei kitaâ€  (Kubota)<br />
&#8212;&#8212;<br />
Rio :<br />
Ya benar, kita harus mencontoh/mengkopi guru/sensei kita. Pertanyaannya adalah siapakah sensei kita ? sensei sejati ?</p>
<p>Sesuai perkataan Morihei Ueshiba, kalau mau mencontoh maka contohlah Tuhan, Tuhanlah sensei sejati dan hanya ada satu sensei. </p>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Then, how can you straighten your warped mind, purify your heart, and be harmonized with the activities of all things in Nature? You should first make God&#8217;s heart yours. It is a Great Love, Omnipresent in all quarters- and in all times of the universe. &#8220;There is no discord in love. There is no enemy of love.&#8221; A mind of discord, thinking of the existence of an enemy, is no longer consistent with the will of God.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Make God&#8217;s heart yours, jadikanlah hati Tuhan sebagai hatimu.</p>
<p>O&#8217;sensei itu sensei yang sekaligus bukan sensei karena ternyata dia sendiri belajar dari Tuhan. Tuhan lah sensei sejati, bukan Kubota, bahkan bukan O&#8217;sensei.</p>
<p>Bukti lainnya bisa kita lihat di pendiri silat cikalong aliran pancer bumi, esensi ilmunya sama dengan Aikidonya O&#8217;sensei, padahal mereka terpisah jarak dan waktu. Artinya apa ? mereka punya sensei yang sama, yakni harmoni atau kita menyebutnya Tuhan.</p>
<p>Salam,<br />
Rio</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aikido: Kokoro No Budo by Rio</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/03/03/aikido-kokoro-no-budo/comment-page-1/#comment-104</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 10:23:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/03/03/aikido-kokoro-no-budo/#comment-104</guid>
		<description>Budo  : bu (æ­¦:ã¶), dÅ (é“:ã©ã†) 

http://en.wikipedia.org/wiki/Budo
1)	BudÅ is a compound of the root bu (æ­¦:ã¶), meaning war or martial; and dÅ (é“:ã©ã†), meaning path or way.
2)	The modern budÅ has no external enemy, only the internal enemy, one&#039;s ego that must be fought[3] (state of Muga-mushin).

..........
Morihei Ueshiba mendefinisikan Budonya  atau yang dia sebut true Budo sbb :

http://www.aikidoonline.com/archives/2003/feb/feat_0203_osensei_words2.html

Therefore to compete in techniques, winning and losing, is not true budo. True budo knows no defeat. &quot;Never defeated&quot; means &quot;never fighting.&quot; 

There is no enemy for Ueshiba of Aikido. You are mistaken if you think that budo means to have opponents and enemies and to be strong and fell them. There are neither opponents nor enemies for true budo. True budo is to be one with the universe; that is, to be united with the Center of the universe

A mind to serve for the peace of all human beings in the world is needed in Aikido, and not the mind of one who wishes to be strong or who practices only to fell an opponent. 

True budo is a work of love. It is a work of giving life to all beings, and not killing or struggling with each other. 

Love is the guardian deity of everything. Nothing can exist without it. Aikido is the realization of love.

True budo is the loving protection of all beings with a spirit of reconciliation. Reconciliation means to allow the completion of every-one&#039;s mission
----------------------------------------------------

Akar kata Budo adalah dari Bu dan Do. Bu artinya perang atau beladiri. Do artinya jalan. Dalam perkembangan selanjutnya dikatakan bahwa Budo modern hanya memiliki musuh di dalam diri sendiri yakni ego yang harus dilawan.
Aikido adalah Budo atau dapat juga dikatakan Aikido lahir dari Budo.

Apakah Aikido berbeda dengan jalan pencerahan yang lainnya ? dari jalan spiritual lainnya  ?

Menurut saya, Aikido  tidak ada bedanya dengan jalan spiritual lainnya, jalan pencerahan lainnya.  Aikido akan berbeda bagi yang masih semata melihat perbedaan-perbedaan di permukaan, perbedaan-perbedaan di kulit-kulitnya saja.
Argumen yang mungkin dikemukakan adalah : â€œAikido khan pakai waza, pakai jurus2 beladiri, sementara jalan spiritual lainnya tidak pakai waza, jadi beda dong..â€ 

Waza atau jurus adalah yang tampak di permukaan, yang tampak di kulit luar. Mari kita â€œkupasâ€ langsung ke pertanyaan puncak/pamungkas saja yakni : â€apakah Aikido harus pakai jurus ? pakai tehnik ?â€ 

Dari perkataan Oâ€™sensei dan dari pengalaman di dojo, jawaban atas pertanyaan itu  adalah : Tidak. Aikido tidak harus pakai jurus/waza, Aikido tidak identik dengan jurus/waza. Yang paling sederhana bisa dilihat di zagi kokyu ho.

Morihei Ueshiba berkata sbb :
------------
Aiki is not a technique to fight with or defeat the enemy. It is the way to reconcile the world and make human beings one family.

When an enemy tries to fight with me, the universe itself, he has to break the harmony of the universe. Hence at the moment he has the mind to fight with me, he is already defeated. There exists no measure of time - fast or slow

I am not teaching you how to move your feet. I am teaching you how to move your mind. I am not teaching you martial arts. I am teaching nonviolence.&quot;
----------
Nah, kalau tidak harus pakai jurus, tidak harus pakai tehnik maka Aikido tidaklah berbeda dengan jalan spiritual lainnya, jalan pencerahan lainnya.

True enemy adalah di dalam diri sendiri, egoisme dan ini yang hendak dimenangkan melalui Aikido. Jalan spiritual lainnya, jalan pencerahan lainnya juga bicara hal demikian, jadi Aikido sama dengan jalan spiritual/pencerahan lainnya.
Aikido adalah Budo, true Budo. 

Budo adalah jalan perang, jalan beladiri.  Walau disebut jalan perang namun yang diperangi itu sebenarnya diri sendiri, oleh karena itu mind-set ke musuh (penyerang/uke) tidaklah pernah memerangi mereka. Tidak hendak memusnahkan mereka.

Kalau uke sudah menyerah/melepaskan koneksi (niat menyerang/melawan) maka nage tidak boleh menghajar atau meninju atau mencederai uke, punya niat untuk itu pun tidak boleh. Adalah salah apabila nage memililki niat menghajar, meninju atau mencederai uke yang sudah menyerah karena ini sudah dua kali salah dari ajarannya Oâ€™sensei. Sekali salah karena menghajar, kedua menghajar ketika menjadi harmoni (nage), harmoni tidak destruktif. 

Uke menyerah bisa diwujudkan dengan menepuk tangan/kaki ke matras dan/atau melepaskan keinginan melawan, melepaskan koneksi. 

Perlu diingat koneksi uke ke nage terjadi karena adanya niat destruktif dari uke, sehingga  uke tidak diminta untuk terus destruktif/melawan. 

Kalau untuk menunjukkan/mempertahankan koneksi uke maka itu tidak ada gunanya karena ketika uke menyerah atau melepaskan koneksi maka selesailah tugas nage, selesailah â€œtugasâ€ harmoni.

Yang tidak boleh putus koneksinya adalah nage, nage terus musubi dengan uke, terus memperhatikan uke.

Morihei Ueshiba berkata :
pg. 26 - &quot;True Budo is practiced not only to destroy an enemy, it must also make him, or his own will, gladly lose his spirit (seishin) to oppose you.&quot;  (from &quot;Budo Training in Aikido&quot; written by Ueshiba Morihei - published in 1933).


â€œNot only to destroy an enemyâ€ artinya tujuan utama true Budo bukanlah menghancurkan musuh walau bisa digunakan untuk itu. True Budo adalah untuk membuat lawan secara sukarela melepaskan keinginannya untuk melawan/menyerang.
Kalau uke sudah menyerah/tidak melawan maka selesailah konflik di diri uke dan atas hal ini nage bersyukur.
.....................

Bagaimana dengan fighting spirit ? tidak mudah menyerah walau dalam keadaan terjepit ?

Semangat tidak mudah menyerah hanya boleh dilatih atau dimiliki ketika Aikidoka menjadi nage bukan ketika jadi Uke. 

Uke memberikan intensi, memberikan ki ke nage, agar nage bisa belajar, tapi uke TIDAK boleh belajar semangat pantang menyerah, kenapa ? karena :

1.	Uke adalah orang yang berada dalam posisi disharmoni, orang yang melawan universe. Dia memberikan dirinya alias berkorban menjadi posisi disharmoni. Posisi disharmoni tidak boleh dipertahankan terus menerus, karena itu posisi/semangat desktruktif.

2.	Oâ€™sensei bilang : the fight is finished before it is  begun. Perkelahian sebenarnya sudah selesai bahkan sebelum dimulai. Jadi uke tidak berlatih pantang menyerah, untuk apa ?


Pantang menyerah atau fighting spirit HARUS dilatih oleh nage, yakni yang berada dalam posisi harmoni. Walau tangan dipegang katate maupun ryokatate, walau leher tercekik, walau ada shomen atau yokomen yang mengancam, spirit tidak boleh menyerah.

Atau kalau dalam kehidupan nyata, walau cacat fisik, semangat berprestasi tidak boleh hilang, walau sudah ada vonis dokter semangat hidup harus tetap dipelihara dlsb.
Aikido dari Budo, true Budo. Semangat mengalahkan diri sendiri harus ada, harus dipelihara, bukan semangat merusak/destruktif atau semangat disharmoni ketika menjadi uke.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Budo  : bu (æ­¦:ã¶), dÅ (é“:ã©ã†) </p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Budo" rel="nofollow">http://en.wikipedia.org/wiki/Budo</a><br />
1)	BudÅ is a compound of the root bu (æ­¦:ã¶), meaning war or martial; and dÅ (é“:ã©ã†), meaning path or way.<br />
2)	The modern budÅ has no external enemy, only the internal enemy, one&#8217;s ego that must be fought[3] (state of Muga-mushin).</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Morihei Ueshiba mendefinisikan Budonya  atau yang dia sebut true Budo sbb :</p>
<p><a href="http://www.aikidoonline.com/archives/2003/feb/feat_0203_osensei_words2.html" rel="nofollow">http://www.aikidoonline.com/archives/2003/feb/feat_0203_osensei_words2.html</a></p>
<p>Therefore to compete in techniques, winning and losing, is not true budo. True budo knows no defeat. &#8220;Never defeated&#8221; means &#8220;never fighting.&#8221; </p>
<p>There is no enemy for Ueshiba of Aikido. You are mistaken if you think that budo means to have opponents and enemies and to be strong and fell them. There are neither opponents nor enemies for true budo. True budo is to be one with the universe; that is, to be united with the Center of the universe</p>
<p>A mind to serve for the peace of all human beings in the world is needed in Aikido, and not the mind of one who wishes to be strong or who practices only to fell an opponent. </p>
<p>True budo is a work of love. It is a work of giving life to all beings, and not killing or struggling with each other. </p>
<p>Love is the guardian deity of everything. Nothing can exist without it. Aikido is the realization of love.</p>
<p>True budo is the loving protection of all beings with a spirit of reconciliation. Reconciliation means to allow the completion of every-one&#8217;s mission<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Akar kata Budo adalah dari Bu dan Do. Bu artinya perang atau beladiri. Do artinya jalan. Dalam perkembangan selanjutnya dikatakan bahwa Budo modern hanya memiliki musuh di dalam diri sendiri yakni ego yang harus dilawan.<br />
Aikido adalah Budo atau dapat juga dikatakan Aikido lahir dari Budo.</p>
<p>Apakah Aikido berbeda dengan jalan pencerahan yang lainnya ? dari jalan spiritual lainnya  ?</p>
<p>Menurut saya, Aikido  tidak ada bedanya dengan jalan spiritual lainnya, jalan pencerahan lainnya.  Aikido akan berbeda bagi yang masih semata melihat perbedaan-perbedaan di permukaan, perbedaan-perbedaan di kulit-kulitnya saja.<br />
Argumen yang mungkin dikemukakan adalah : â€œAikido khan pakai waza, pakai jurus2 beladiri, sementara jalan spiritual lainnya tidak pakai waza, jadi beda dong..â€ </p>
<p>Waza atau jurus adalah yang tampak di permukaan, yang tampak di kulit luar. Mari kita â€œkupasâ€ langsung ke pertanyaan puncak/pamungkas saja yakni : â€apakah Aikido harus pakai jurus ? pakai tehnik ?â€ </p>
<p>Dari perkataan Oâ€™sensei dan dari pengalaman di dojo, jawaban atas pertanyaan itu  adalah : Tidak. Aikido tidak harus pakai jurus/waza, Aikido tidak identik dengan jurus/waza. Yang paling sederhana bisa dilihat di zagi kokyu ho.</p>
<p>Morihei Ueshiba berkata sbb :<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Aiki is not a technique to fight with or defeat the enemy. It is the way to reconcile the world and make human beings one family.</p>
<p>When an enemy tries to fight with me, the universe itself, he has to break the harmony of the universe. Hence at the moment he has the mind to fight with me, he is already defeated. There exists no measure of time &#8211; fast or slow</p>
<p>I am not teaching you how to move your feet. I am teaching you how to move your mind. I am not teaching you martial arts. I am teaching nonviolence.&#8221;<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Nah, kalau tidak harus pakai jurus, tidak harus pakai tehnik maka Aikido tidaklah berbeda dengan jalan spiritual lainnya, jalan pencerahan lainnya.</p>
<p>True enemy adalah di dalam diri sendiri, egoisme dan ini yang hendak dimenangkan melalui Aikido. Jalan spiritual lainnya, jalan pencerahan lainnya juga bicara hal demikian, jadi Aikido sama dengan jalan spiritual/pencerahan lainnya.<br />
Aikido adalah Budo, true Budo. </p>
<p>Budo adalah jalan perang, jalan beladiri.  Walau disebut jalan perang namun yang diperangi itu sebenarnya diri sendiri, oleh karena itu mind-set ke musuh (penyerang/uke) tidaklah pernah memerangi mereka. Tidak hendak memusnahkan mereka.</p>
<p>Kalau uke sudah menyerah/melepaskan koneksi (niat menyerang/melawan) maka nage tidak boleh menghajar atau meninju atau mencederai uke, punya niat untuk itu pun tidak boleh. Adalah salah apabila nage memililki niat menghajar, meninju atau mencederai uke yang sudah menyerah karena ini sudah dua kali salah dari ajarannya Oâ€™sensei. Sekali salah karena menghajar, kedua menghajar ketika menjadi harmoni (nage), harmoni tidak destruktif. </p>
<p>Uke menyerah bisa diwujudkan dengan menepuk tangan/kaki ke matras dan/atau melepaskan keinginan melawan, melepaskan koneksi. </p>
<p>Perlu diingat koneksi uke ke nage terjadi karena adanya niat destruktif dari uke, sehingga  uke tidak diminta untuk terus destruktif/melawan. </p>
<p>Kalau untuk menunjukkan/mempertahankan koneksi uke maka itu tidak ada gunanya karena ketika uke menyerah atau melepaskan koneksi maka selesailah tugas nage, selesailah â€œtugasâ€ harmoni.</p>
<p>Yang tidak boleh putus koneksinya adalah nage, nage terus musubi dengan uke, terus memperhatikan uke.</p>
<p>Morihei Ueshiba berkata :<br />
pg. 26 &#8211; &#8220;True Budo is practiced not only to destroy an enemy, it must also make him, or his own will, gladly lose his spirit (seishin) to oppose you.&#8221;  (from &#8220;Budo Training in Aikido&#8221; written by Ueshiba Morihei &#8211; published in 1933).</p>
<p>â€œNot only to destroy an enemyâ€ artinya tujuan utama true Budo bukanlah menghancurkan musuh walau bisa digunakan untuk itu. True Budo adalah untuk membuat lawan secara sukarela melepaskan keinginannya untuk melawan/menyerang.<br />
Kalau uke sudah menyerah/tidak melawan maka selesailah konflik di diri uke dan atas hal ini nage bersyukur.<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Bagaimana dengan fighting spirit ? tidak mudah menyerah walau dalam keadaan terjepit ?</p>
<p>Semangat tidak mudah menyerah hanya boleh dilatih atau dimiliki ketika Aikidoka menjadi nage bukan ketika jadi Uke. </p>
<p>Uke memberikan intensi, memberikan ki ke nage, agar nage bisa belajar, tapi uke TIDAK boleh belajar semangat pantang menyerah, kenapa ? karena :</p>
<p>1.	Uke adalah orang yang berada dalam posisi disharmoni, orang yang melawan universe. Dia memberikan dirinya alias berkorban menjadi posisi disharmoni. Posisi disharmoni tidak boleh dipertahankan terus menerus, karena itu posisi/semangat desktruktif.</p>
<p>2.	Oâ€™sensei bilang : the fight is finished before it is  begun. Perkelahian sebenarnya sudah selesai bahkan sebelum dimulai. Jadi uke tidak berlatih pantang menyerah, untuk apa ?</p>
<p>Pantang menyerah atau fighting spirit HARUS dilatih oleh nage, yakni yang berada dalam posisi harmoni. Walau tangan dipegang katate maupun ryokatate, walau leher tercekik, walau ada shomen atau yokomen yang mengancam, spirit tidak boleh menyerah.</p>
<p>Atau kalau dalam kehidupan nyata, walau cacat fisik, semangat berprestasi tidak boleh hilang, walau sudah ada vonis dokter semangat hidup harus tetap dipelihara dlsb.<br />
Aikido dari Budo, true Budo. Semangat mengalahkan diri sendiri harus ada, harus dipelihara, bukan semangat merusak/destruktif atau semangat disharmoni ketika menjadi uke.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Aiki no Kokoro (Jiwa dari Aiki) Bagian 2 by Rio</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/11/13/aiki-no-kokoro-jiwa-dari-aiki-bagian-2/comment-page-1/#comment-103</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 02:55:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2007/11/13/aiki-no-kokoro-jiwa-dari-aiki-bagian-2/#comment-103</guid>
		<description>paradoks itu bukan cuma ada di aikido tapi juga di tempat-tempat lainnya. ini bisa dilihat pada analogi jari yang menunjuk ke bulan. yang bisa menghalangi manusia sampai ke bulan adalah si jari yang menunjuk bulan itu yakni ketika si manusia lebih memilih jari daripada bulan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>paradoks itu bukan cuma ada di aikido tapi juga di tempat-tempat lainnya. ini bisa dilihat pada analogi jari yang menunjuk ke bulan. yang bisa menghalangi manusia sampai ke bulan adalah si jari yang menunjuk bulan itu yakni ketika si manusia lebih memilih jari daripada bulan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
