Aiki Kenkyukai
Seminar Aikido Yoshinobu Takeda Shihan

Apr 17

Q&A April’08

Q:
Dear Sensei,

1. Irimi vs Awase

Bukankah irimi (entering) dan awase, blending adalah dua hal yang bertolak belakang ? Ketika sudah menyatu (awase/blending) maka si nage masuk (irimi) kemana lagi ?. Ketika ada “masuk” (irimi, entering) maka artinya masih ada keterpisahan alias belum awase/blended.

2. Awase vs Blindspot, apakah ada blindspot ketika sudah awase/blended ? kalau masih ada blindspot maka belum ada awase.

Trims,
Rio

A:
Sdr Rio,
Saya akan berusaha menjawab kedua pertanyaan Sdr Rio dalam satu pembahasan karena inti dari kedua pertanyaan tersebut sebetulnya sama.
Pertama, awase (blending) ada beberapa taraf,yang pertama sekali bisa disebut sebagai physical awase, blending secara fisik, dan ki no awase atau blending dalam taraf energi.
irimi dan shikaku (blindspot) adalah dua istilah yang dipakai lebih sering untuk menggambarkan keadaan memposisikan diri secara fisik, yaitu gerakan masuk kedalam serangan lawan sehingga posisi kita aman (irimi) atau memposisikan di titik buta lawan (shikaku/blindspot) dimana lawan tidak bisa melihat dan mengontrol keberadaan kita dengan baik namun sebaliknya kita dalam posisi yang betul-betul dapat memantau lawan. Dalam kata lain irimi dan shikaku adalah berdimensi fisik bukan energi.
Saya berpersepsi,Sdr Rio melihat awase dengan irimi & shikaku sebagai hal yang bertolak belakang kemungkinan karena sdr Rio melihat awase dalam taraf ki no awase sedangkan irimi dan shikaku masih dalam taraf dimensi fisik.
Jika memang demikian, bila kita telah menyatu secara energi, gerakan irimi dan keberadaan diri kita pada blindspot lawan memang menjadi tidak signifikan atau bahkan dapat “merusak” penyatuan/awase yang dilakukan jika irimi dan bergerak kearah blindspot tersebut dilakukan “just for the sake of doing it” bukan karena merupakan bagian dari proses awase itu sendiri.
namun jika kita kaji dari taraf dimensi yang sama yaitu dimensi fisik, sebenarnya tidak bertolak belakang, awase adalah proses menyatukan tenaga, pada taraf awal (dimensi fisik) awase dilakukan dengan memposisikan diri dengan tepat sehingga tenaga/ kekuatan lawan tidak berbenturan (konflik) dengan kita, disinilah peran irimi dan bergerak kearah shikaku.
Dengan menempatkan diri kita didalam (menyatu/dekat dengan poros tenaga/chushin lawan) maka kita dapat dengan aman berinteraksi dengan lawan.
semoga penjelasan singkat ini dapat bermanfaat, mudah-mudahan dalam sesi latian berikutnya di dojo SI kita bisa bertemu dan membahas hal ini lebih lanjut.

Popularity: 5% [?]

Apr 10

Words Of The Founder April’08

As soon as you concern yourself with the “good” and “bad” of your fellows, you create an opening in your heart for maliciousness to enter. Testing, competing with, and criticizing others weaken and defeat you.

Ketika kau memikirkan tentang baik dan buruk nya sesama-mu, maka kau ciptakan kesempatan untuk kejahatan memasuki hati mu. Menguji kemampuan, berkompetisi dan mengkritik orang lain akan melemahkan dan mengalahkan dirimu

Popularity: 7% [?]

Apr 10

Laporan Pertanggungjawaban

Laporan Pertanggungjawaban
Penggunaan Dana Iuran Tahunan Aiki Kenkyukai

 

A. Iuran tahunan tahun 2007-2008 terkumpul sebesar:
Tahap I (sebelum Mei’07)                            = 17.570.000
Tahap II (setelah Mei’07-sebelum Maret’08)                    =   1.300.000

B. Pengeluaran rutin selama satu tahun mulai Mei’07-April’08:
1.    Biaya cetak Inside Aiki 1000 eksemplar / bulan                = 1.300.000
2.   Pulsa telepon sekretariat Aiki Kenkyukai 25.000/ bulan        =    300.000
3.   Biaya domain www.aiki-kenkyukai.com / tahun            =    165.000
4.   Biaya pembuatan kartu anggota (500 pcs)                =    400.000

C. Pengeluaran-pengeluaran selama periode Mei’07-April’08
1. Biaya cetak Aiki Kenkyukai profile 230 pcs @ 10.000            = 2.300.000
2. Biaya fotokopi pengumuman,proposal & pengadaan stationary        =    240.000
3. Biaya seminar Kubota Shihan, September 2007                = 2.500.000
4. Biaya perjalanan Hakim Sensei ke seminar beladiri di Jogjakarta
atas undangan Aikikai Jogja    = 2.000.000
5. Biaya jamuan Donovan Waite Shihan      =     400.000
6. Biaya perjalanan & Seminar Hakim Sensei ke Singapura
mengikuti seminar 15 Shihan di 20th anniversary of Shinju-kai Aikido    = 5.000.000
7. Biaya pembuatan topi & handuk latihan Aiki Kenkyukai masing2 100pcs    = 3.500.000

D. 1. Total Pemasukan periode Mei’07-Mei’08          = Rp. 18.870.000
2. Total Pengeluaran periode Mei’07-Mei’08        = Rp.18.105.000
3. Sisa Iuran Tahunan    = Rp. 765.000

Popularity: 7% [?]

Apr 10

Editorial April’08

“Edisi Terakhir Bulletin Inside Aiki”

Hukum alam menyatakan apapun yang ber-awal maka akan ber-akhir. Setelah dua tahun merintis  jalan untuk dapat menjadi media informasi seputar aiki-kenkyukai dan aikido, Bulletin Inside Aiki akan menyelesaikan misinya di bulan April ini, tetapi ini bukan berarti semangat berbagi kebaikan yang diusung bulletin kita selama ini akan padam, melainkan diharapkan semakin berkobar dengan rencana beralihnya Inside Aiki ke format yang lebih baik.
Sehubungan dengan hal ini, ada beberapa hal yang akan saya sampaikan selaku editor, pertama, sejak edisi ini hingga nanti edisi pertama Inside Aiki minimag diterbitkan akan ada kevakuman dari redaksi Inside Aiki yang dimaksudkan untuk menyiapkan edisi pertama Inside Aiki yang baru dengan matang.
Kedua, dari sekarang, Inside Aiki membuka kesempatan bagi siapapun anggota aiki-kenkyukai yang memiliki keinginan untuk melatih dirinya di bidang jurnalistik, entah itu menulis, fotografi, desain lay-out ataupun reportase untuk bergabung dengan redaksi Inside Aiki. Inside Aiki sebagaimana juga Aiki-Kenkyukai memiliki semangat untuk terus belajar dan mengkaji, oleh karena itu Inside Aiki tidak mengutamakan keahlian ataupun kemahiran dalam perekrutan anggota redaksi ini, melainkan semangat untuk berkomitmen, belajar dan berjuang bersama untuk kebaikan banyak orang. Jadi sekali lagi, bagi siapapun anggota Aiki-Kenkyukai (ataupun aikido enthusiast yang sejalan dengan semangat aiki-kenkyukai) yang merasa mau berkomitmen,bersedia belajar dan memiliki ilmu (meskipun sedikit) di bidang penulisan, fotografi, desain lay-out dan reportase, kami membuka kesempatan untuk bergabung dan berkembang bersama dalam keluarga redaksi Inside Aiki.
Ketiga dan terakhir, selaku editor, saya berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Hakim Sensei, segenap keluarga besar aiki-kenkyukai dan para aikido enthusiasts lainnya yang telah mendukung Inside Aiki selama ini, merupakan kehormatan bagi saya telah dipercaya untuk merintis, berkembang bersama, dan belajar banyak dari InsideAiki.
Tak lupa saya juga memohon maaf atas kesalahan dan keterbatasan saya dan seluruh kru Inside Aiki selama ini baik dalam penulisan, pengeditan, penyajian tampilan dan lain-lain yang tidak berkenan di hati semua pembaca.
Akhir kata, kalau ada sumur diladang boleh kita menumpang mandi, kalo Inside Aiki baru dah datang, boleh kita berjumpa lagi, Tetap Semangat Berlatih, Sampai Jumpa Lagi..!

Untuk yang berminat bergabung dengan redaksi Inside Aiki dapat menghubungi via:
1.    email: insideaiki@yahoo.co.id
2.    Mobile: 0811810361 (Yosy), 02198079611 (Sekretariat)

Popularity: 7% [?]

Aikido Book Refference

 

Souvenirs