Seminar Aikido Yoshinobu Takeda Shihan

March 3, 2007

“Ai” Harmonisasi

Sebelum saya menekuni Aikido, konsep beladiri bagi saya adalah cara bagaimana orang yang lemah dapat menang menghadapi orang yang lebih kuat. Dalam prakteknya, orang yang lemah harus memperkuat diri dengan cara berlatih hingga menjadi cukup kuat untuk dapat mengalahkan orang yang tadinya lebih kuat dari dirinya. Namun sampai kapan kita dapat menjadi yang terkuat, tercepat dan paling cerdik? Bukankah ada pepatah diatas langit masih ada langit?

Popularity: 100% [?]

Tahap -Tahap Harmonisasi

( lanjutan artikel Ai “Harmonisasi” )
Setelah kita memahami tentang konsep harmonisasi, pertanyaan yang umumnya muncul adalah “Bagaimana?”. Bagaimana kita melatih harmonisasi? Bagaimana kita mengadaptasi pemahaman konsep kepada aplikasi sehari-hari? Untuk menjawab ini, aikido yang saya pelajari mem-breakdown harmonisasi menjadi beberapa tahap yang masing-masing tahap bersifat hirarki dimana pemahaman tentang tahap berikutnya sangat tergantung penguasaan kita pada tahap yang lebih rendah. Tahap pertama, seperti juga banyak hal lain dalam hidup kita, mulai dari diri sendiri.

Popularity: 89% [?]

Ukemi

Setiap orang yang berlatih aikido tentu sangat akrab dengan istilah ukemi. Lebih dari separuh waktu latihan kita habiskan untuk melakukan ukemi. Apa sebenarnya manfaat ukemi?. Kebanyakan dari kita pada saat menjadi uke dan melakukan ukemi, masih berpikir ukemi hanya sekedar cara menyelamatkan diri, atau cara menghindar dari cidera serius dalam latihan dan tidak lebih dari itu. Tidak sedikit juga yang termotivasi belajar berbagai bentuk ukemi yang “spektakuler” agar teknik yang dilakukan dapat terlihat lebih “dahsyat”. Apakah ini makna dari berlatih ukemi? Jika memang ukemi hanya berfungsi agar teknik aikido terlihat “heboh” seperti di film-film, bukankah sebenarnya kita hanya berlatih sebuah sandiwara bertemakan beladiri?

Popularity: 87% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR) Bag IV

KOKYU (NAFAS)
Kokyu secara harfiah berarti “nafas”.dalam Budo “kokyu” dihubungkan dengan “energi kehidupan universal” yang terdapat dalam diri manusia, yaitu dimana “seika tanden” (hara) menjadi titik poros konsentrasi “kokyu” melaluinya, “ki” terserap dan terpancar keluar hingga menyatu dengan energi yang datang dari luar.

Popularity: 86% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR) Bag III

Su Chu (Fokus/ Proyeksi)

Kemampuan untuk memfokuskan seluruh elemen kekuatan material dan immaterial ke satu arah atau pun satu titik, merupakan hal yang sangat esensial dalam memahami arti “kekuatan” dalam Aiki. Bahkan pada level seseorang telah mampu memelihara “Chushin” (centre line) dengan sangat baik namun pada saat bergerak ia gagal memfokuskan seluruh elemen “kekuatan” yang ia miliki dengan baik, maka ia akan mengalami kesulitan, bahkan kegagalan dalam melakukan teknik.

Popularity: 85% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR) Bag II

ENSHIN(POROS LINGKARAN)

Hakikat dari tehnik-tehnik Aiki adalah sebuah lingkaran yang sempurna, tidak terputus ataupun terpatahkan. Bagaikan air yang mengalir tanpa gangguan atau seperti ritme nafas kehidupan yang terus berhembus hingga akhir waktu.

Popularity: 83% [?]

Awase: Menyatukan Diri Dengan Segala Sesuatu

“Awase: Menyatukan Diri Dengan Segala Sesuatu”

Tujuan dari aikido adalah harmonisasi. Harmonisasi adalah suatu keadaan dimana segala sesuatu merupakan bagian dari satu kesatuan besar yang setiap bagiannya berjalan selaras, sesuai peran masing-masing, tanpa konflik. Melalui latihan, saya menyadari bahwa untuk dapat mewujudkan keharmonisan yang dimaksud didalam teknik dan kehidupan maka pintu pertama yang harus dilalui adalah mengerti tentang awase.

Popularity: 82% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR)

Bag I

CHUSIN(GARIS TENGAH/CENTER LINE)

Segala sesuatu selalu memiliki garis tengah / garis pusat sebagai titik pusat tumpuan atau poros keseimbangan. Pada tubuh manusia garis pusat keseimbangan dimulai dari titik seika tanden yang berada kira-kira 3 jari dibawah pusar. Kemudian ditarik garis lurus keatas melalui bagian tengah tubuh hingga berakhir pada ubun-ubun kepala dan dari tanden ditarik garis lurus kearah bawah, sehingga jatuh tepat diantara dua kaki pada posisi Shizen Tai. Pada saat anda berkonsentrasi di garis tengah tersebut, anda akan merasa lebih seimbang, stabil dan terfokus. Posisi selanjutnya untuk melatih Chusin adalah pada posisi Kamae. Pada posisi ini anda dapat melihat dan merasakan keberadaan Chusin sebagai garis imajiner dalam latihan. Bagi para pemula, wajib untuk mengkonsentrasikan setiap gerakan dan tehnik yang mereka lakukan pada Chusin. Fokuskan tubuh, tangan, pinggang dan kaki dalam satu garis lurus. Bergeraklah secara simultan.

Popularity: 76% [?]

Aikido Book Refference

 

Souvenirs