February 3, 2010

3 Prinsip Dasar Aiki (Aiki no Genri)

1. Fudo Genri/ Immovable principles:
Prinsip untuk menyatukan pikiran,hati & tubuh. ini adalah prinsip dasar yang pertama harus dilatih, didalamnya ada 4 poin penting.
a. Selalu berkonsentrasi pada seika tanden.
b. Selalu menjaga keadaan pikiran, hati & tubuh rileks.
c. Manifestasikan Ki dalam setiap perbuatan.
d. Menjaga Mu Shin.

2. Kihon Genri/ Basic Principles:
Prinsip dasar dalam gerakan. ini adalah prinsip yang mendasari cara bergerak yang baik sesuai hukum Aiki.
a. Chushin: Garis pusat, segala sesuatu untuk dapat seimbang dan bergerak dengan baik harus memiliki garis pusat, dan bergerak dengan menjadikan garis pusatnya sendiri sebagai patokan.
b.Shuchu: Fokus, proyeksi pikiran dan keyakinan hati dibutuhkan untuk dapat menggerakan bukan hanya badan fisik tapi juga energi.
c. Kokyu: Singkronisasi Nafas, Nafas adalah penghubung antara badan fisik dan energi seseorang, untuk dapat bergerak sebagai satu kesatuan yang kokoh, haruslah diperhatikan keselarasan antara gerak fisik dengan konsumsi energi sehingga gerakan dapat lebih efektif dan efisien.
d. Enshin: Gerakan melingkar, semua gerakan yang dilakukan haruslah secara esensial berbentuk lingkaran, lingkaran adalah gerakan alamiah yang sangat efisien dan meminimalisir/ menetralkan konflik.

3. Aiki Genri:
Prinsip dasar keselarasan energi. ini adalah prinsip yang mendasari proses harmonisasi yang harus dilakukan pada saat menghadapi konflik.
a. Awase: Penyatuan hubungan/ blending, sebuah keharmonisan diawali oleh proses penyatuan, sesuatu belum dapat dibilang harmonis, pas, klop, dengan yang sesuatu yang lain selama belum terdapat hubungan yang menyatakan bahwa kedua hal tersebut adalah sebuah kesatuan.
b. Musubi: Keterikatan/ connection, tahap kedua dari proses harmonisasi adalah terjadi/ munculnya keterikatan satu sama lain, sehingga aksi dari satu pihak akan berakibat reaksi dari pihak lain.
c. Nagare: mengalir tanpa hambatan, tahap berikutnya adalah penyatuan dan keterikatan dari pihak-pihak yang sedang berinteraksi menghasilkan sebuah interaksi yang sinergis sehingga, keseluruhan komponen yang telah menjadi satu kesatuan tersebut, bergerak layaknya sebuah sistem yang mengalir tanpa hambatan.
d. Takemusu Aiki: Manifestasi dari Aiki yang bersifat hampir tak terbatas. Pada tahap ini, keselarasan dari tiap-tiap komponen telah demikian optimal sehingga dilihat dari sisi manapun, dalam bentuk apapun, kapan-pun, interaksi dari tiap-tiap komponen dapat dinilai/ dirasakan sebagai sebuah keharmonisan.

Popularity: 3% [?]

5 Tahap Memahami Aiki

1. Aiki no Kokoro: Tahap pertama & paling utama dalam memahami Aiki adalah Seseorang harus berusaha mengetahui, mengerti, menerapkan Jiwa/ Esensi dari Aiki.

2. Aiki no Genri: Seseorang harus berusaha mengetahui, mengerti dan menerapkan prinsip-prinsip Aiki.

3. Aiki no Waza: Seseorang harus menempa jiwa dan prinsip-prinsip aiki melalui latihan teknik aiki.

4. Aiki no Chikara: Dari hasil penempaan dirinya, seseorang akan merasakan adanya “kekuatan” dari Aiki itu sendiri.

5. Aiki no Seishin: Aiki yang sebenarnya, dimana Aiki sudah terwujudkan dalam setiap langkah dan perbuatan di keseharian kita.

Popularity: 3% [?]

April 13, 2009

Iuran Tahunan & Rencana Kegiatan Aiki Kenkyukai 2009

Iuran Tahunan bagi anggota Aiki Kenkyukai tahun 2009/2010 adalah sebagai berikut:

1. Children Class

(kyu 10- kyu 7) = Rp. 120.000

2. Regular Class

White Belt (Kyu 6 - Kyu 4) = Rp. 120.000

Brown Belt (Kyu 3 - Kyu 1) = Rp. 130.000

Black Belt                               = Rp. 150.000 + 1500 yen iuran tahunan Hombu jepang.

Rencana Kegiatan Aiki Kenyukai 2009

1. Seminar Ikuhiro Kubota Shihan tanggal 28 Juni 2009, Auditorium 001, Gedung  INDOSAT, Jakarta.

2. Gashuku “Aiki Camp”,  24, 25, 26 Juli 2009, Padepokan Judo, Ciloto.

Biaya:

Anggota Aiki Kenkyukai:

a. Paket All In ( Iuran Tahunan, Seminar Kubota Shihan, Gashuku) : Rp. 500.000

b. Kubota Shihan seminar ( Rp.125.000) +  Iuran Tahunan

c. Gashuku ( Rp. 300.000) + Iuran Tahunan

Non Anggota Aiki Kenkyukai:

a. Seminar Kubota Shihan : Rp. 150.000

b. Gashuku “Aiki Camp” : Rp. 400.000

Biaya Seminar Kubota Shihan termasuk:

1. latihan

2. snack

Biaya Gashuku termasuk:

1.Latihan tanggal 25 & 26.

2. kamar (sharing 1 person/ 1 bed) untuk tanggal 24 & 25.

3. makan malam tanggal 24.

4. makan pagi, makan siang, snack sore, makan malam  tanggal 25.

5. makan pagi, makan siang tanggal 26.

Popularity: 27% [?]

Pemberitahuan Tentang Peraturan Keanggotaan yang Baru

Kepada seluruh anggota Aiki Kenkyukai, diharapkan kesediaannya untuk meluangkan waktu untuk membaca dan memahami peraturan keanggotaan yang baru yang telah di sahkan oleh Aiki Kenkyukai Cho, Imanul Hakim Sensei. Peraturan Keanggotaan tersebut mulai saat ini akan tercantum di website resmi kita www.aiki-kenkyukai.com pada halaman ke 9, (sudut kanan atas dari homepage) berjudul PERATURAN.

berikut kami lampirkan pula Surat Keputusan Pengesahan Peraturan baru tersebut.

Hormat kami,

Sekretariat Aiki Kenkyukai

COPY dari Surat Keputusan Pengesahan Peraturan.

Nomor    :    002/AIKI/IV/09
Tanggal    :    06 April 2009
Lampiran    :    -

Kepada
DOJO AIKIKENKYUKAI
Up.Dojo Cho
Di Tempat

Perihal    :    Pengesahan Peraturan Anggota Aikikenkyukai

Mengingat semakin meningkatnya jumlah anggota dan Dojo yang bernaung di bawah Aikikenkyukai, maka diperlukan suatu peraturan yang mengatur hak dan kewajiban anggota Aikikenkyukai dengan tujuan supaya kegiatan belajar mengajar dan pengembangan Dojo-dojo di bawah Aikikenkyukai dapat berjalan dengan baik.

Atas dasar pertimbangan tersebut di atas, maka Aikikenyukai Cho memutuskan mengesahkan Peraturan Anggota Aikikenkyukai untuk diberlakukan tanpa kecuali di Dojo-dojo yang bernaung di bawah Aikikenkyukai terhitung mulai bulan Mei 2009.

Dengan demikian seluruh kegiatan Dojo di bawah Aikikenkyukai berikut anggotanya harus mengacu dan mematuhi Peraturan Anggota Aikikenkyukai tersebut (terlampir).

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih

AIKI KENKYUKAI

Yosy Revaleo,                                                                                         Imanul Hakim
Kepala Sekretariat                                                                               Aikikenkyukai Cho

Popularity: 27% [?]

January 7, 2008

Words Of The Founder Januari’08

The Art of Peace is medicine for a sick world.
There is evil and disorder in the world because people have forgotten that all things emanate from one source.
Return to that source and leave behind all self-centered thoughts, petty desires, and anger.
Those who are possessed by nothing possess everything.

Aiki adalah obat untuk dunia yang sakit.
Kejahatan dan Kekacauan ada di dunia karena manusia lupa bahwa segala sesuatu berasal dari satu sumber (Yang Maha Esa)
Kembalilah kepada sumber tersebut dan tinggalkan pikiran egois,  keinginan pada hal-hal remeh, dan kemarahan.
Hanya mereka yang tidak termiliki (terikat) oleh apapun, memiliki segala sesuatu.

Popularity: 78% [?]

January 2, 2008

Words Of The Founder Desember’07

All things, material and spiritual, originate from one source and are related as if they were one family. The past, present, and future are all contained in the life force. The universe emerged and developed from one source, and we evolved through the optimal process of unification and harmonization.
Semua hal, material dan spiritual, berasal dari satu sumber dan terhubung layaknya sebuah keluarga. Masa lalu, saat sekarang dan masa depan semuanya terkandung didalam energi kehidupan (ki). Alam ini berasal dan berkembang dari satu sumber, dan kita berevolusi melalui proses penyatuan dan harmonisasi

Popularity: 78% [?]

November 13, 2007

“Words Of The Founder” november’07

“The Art of Peace (Aikido) begins with you. Work on yourself and your appointed task in the Art of Peace. Everyone has a spirit that can be refined, a body that can be trained in some manner, a suitable path to follow. You are here for no other purpose than to realize your inner divinity and manifest your innate enlightenment. Foster peace in your own life and then apply the Art to all that you encounter”

“Jalan Aiki mulai dari dirimu (sendiri). Latih-lah dirimu dan tugas yang telah Di-amanatkan kepada mu didalam jalan Aiki. Semua orang memiliki jiwa yang dapat diasah, dan tubuh yang dapat ditempa dengan jalan tertentu, jalan yang yang tepat (bagi tiap orang ) untuk dilalui. Tujuan kamu disini (di dunia) tidak lain adalah untuk menyadari kemuliaan didalam diri (masing-masing) dan mewujudkan (dalam kehidupan sehari-hari) cahaya yang terpendam dalam diri. Tanamkan-lah kedamaian dalam kehidupan mu dan kemudian aplikasikan Aiki kepada semua hal yang kamu hadapi.”

Popularity: 87% [?]

Aiki no Kokoro (Jiwa dari Aiki) Bagian 2

 

Menyatu dengan lawan dapat digambarkan seperti dua sisi mata uang logam, meskipun berbeda dan bertolak belakang namun tidak mungkin ada satu sisi tanpa sisi lainnya dan tidak dapat dipisahkan. Setelah kita melebur dengan ki lawan, selanjutnya anda memelihara hubungan (koneksitas) yang harmonis dengannya setiap saat melalui sensitifitas, anda dapat mengikat “ki” lawan anda dalam gerakan yang anda lakukan, seakan menjadi dua kutub magnet yang saling melekat. Bila “ki” telah menjadi milik anda, maka anda dapat menggerakkan tubuh lawan seperti menggerakkan tubuh anda sendiri. Pada kondisi seperti ini, anda tidak merasakan lagi kekuatan atau berat tubuh lawan anda. Kedua hal tersebut seperti menghilang begitu saja, pada saat anda memulai kontak pertama dengan lawan. Hal ini yang disebut dengan “ki no musubi”

Popularity: 92% [?]

October 1, 2007

Aiki no Kokoro (Jiwa dari Aiki) Bagian 1

Langkah pertama untuk mempelajari Aikido adalah untuk memahami jiwanya (spirit/ kokoro), sedangkan langkah pertama untuk mempelajari jiwa Aiki (aiki no kokoro) adalah memulainya dengan memahami diri kita sendiri. Artinya anda mempelajari tentang hati, pikiran dan tubuh kita sebagai satu kesatuan.

Popularity: 100% [?]

March 3, 2007

“Ai” Harmonisasi

Sebelum saya menekuni Aikido, konsep beladiri bagi saya adalah cara bagaimana orang yang lemah dapat menang menghadapi orang yang lebih kuat. Dalam prakteknya, orang yang lemah harus memperkuat diri dengan cara berlatih hingga menjadi cukup kuat untuk dapat mengalahkan orang yang tadinya lebih kuat dari dirinya. Namun sampai kapan kita dapat menjadi yang terkuat, tercepat dan paling cerdik? Bukankah ada pepatah diatas langit masih ada langit?

Popularity: 66% [?]

Tahap -Tahap Harmonisasi

( lanjutan artikel Ai “Harmonisasi” )
Setelah kita memahami tentang konsep harmonisasi, pertanyaan yang umumnya muncul adalah “Bagaimana?”. Bagaimana kita melatih harmonisasi? Bagaimana kita mengadaptasi pemahaman konsep kepada aplikasi sehari-hari? Untuk menjawab ini, aikido yang saya pelajari mem-breakdown harmonisasi menjadi beberapa tahap yang masing-masing tahap bersifat hirarki dimana pemahaman tentang tahap berikutnya sangat tergantung penguasaan kita pada tahap yang lebih rendah. Tahap pertama, seperti juga banyak hal lain dalam hidup kita, mulai dari diri sendiri.

Popularity: 59% [?]

Ukemi

Setiap orang yang berlatih aikido tentu sangat akrab dengan istilah ukemi. Lebih dari separuh waktu latihan kita habiskan untuk melakukan ukemi. Apa sebenarnya manfaat ukemi?. Kebanyakan dari kita pada saat menjadi uke dan melakukan ukemi, masih berpikir ukemi hanya sekedar cara menyelamatkan diri, atau cara menghindar dari cidera serius dalam latihan dan tidak lebih dari itu. Tidak sedikit juga yang termotivasi belajar berbagai bentuk ukemi yang “spektakuler” agar teknik yang dilakukan dapat terlihat lebih “dahsyat”. Apakah ini makna dari berlatih ukemi? Jika memang ukemi hanya berfungsi agar teknik aikido terlihat “heboh” seperti di film-film, bukankah sebenarnya kita hanya berlatih sebuah sandiwara bertemakan beladiri?

Popularity: 58% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR) Bag IV

KOKYU (NAFAS)
Kokyu secara harfiah berarti “nafas”.dalam Budo “kokyu” dihubungkan dengan “energi kehidupan universal” yang terdapat dalam diri manusia, yaitu dimana “seika tanden” (hara) menjadi titik poros konsentrasi “kokyu” melaluinya, “ki” terserap dan terpancar keluar hingga menyatu dengan energi yang datang dari luar.

Popularity: 57% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR) Bag III

Su Chu (Fokus/ Proyeksi)

Kemampuan untuk memfokuskan seluruh elemen kekuatan material dan immaterial ke satu arah atau pun satu titik, merupakan hal yang sangat esensial dalam memahami arti “kekuatan” dalam Aiki. Bahkan pada level seseorang telah mampu memelihara “Chushin” (centre line) dengan sangat baik namun pada saat bergerak ia gagal memfokuskan seluruh elemen “kekuatan” yang ia miliki dengan baik, maka ia akan mengalami kesulitan, bahkan kegagalan dalam melakukan teknik.

Popularity: 57% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR) Bag II

ENSHIN(POROS LINGKARAN)

Hakikat dari tehnik-tehnik Aiki adalah sebuah lingkaran yang sempurna, tidak terputus ataupun terpatahkan. Bagaikan air yang mengalir tanpa gangguan atau seperti ritme nafas kehidupan yang terus berhembus hingga akhir waktu.

Popularity: 55% [?]

Awase: Menyatukan Diri Dengan Segala Sesuatu

“Awase: Menyatukan Diri Dengan Segala Sesuatu”

Tujuan dari aikido adalah harmonisasi. Harmonisasi adalah suatu keadaan dimana segala sesuatu merupakan bagian dari satu kesatuan besar yang setiap bagiannya berjalan selaras, sesuai peran masing-masing, tanpa konflik. Melalui latihan, saya menyadari bahwa untuk dapat mewujudkan keharmonisan yang dimaksud didalam teknik dan kehidupan maka pintu pertama yang harus dilalui adalah mengerti tentang awase.

Popularity: 55% [?]

KIHON GENRI (PRINSIP DASAR)

Bag I

CHUSIN(GARIS TENGAH/CENTER LINE)

Segala sesuatu selalu memiliki garis tengah / garis pusat sebagai titik pusat tumpuan atau poros keseimbangan. Pada tubuh manusia garis pusat keseimbangan dimulai dari titik seika tanden yang berada kira-kira 3 jari dibawah pusar. Kemudian ditarik garis lurus keatas melalui bagian tengah tubuh hingga berakhir pada ubun-ubun kepala dan dari tanden ditarik garis lurus kearah bawah, sehingga jatuh tepat diantara dua kaki pada posisi Shizen Tai. Pada saat anda berkonsentrasi di garis tengah tersebut, anda akan merasa lebih seimbang, stabil dan terfokus. Posisi selanjutnya untuk melatih Chusin adalah pada posisi Kamae. Pada posisi ini anda dapat melihat dan merasakan keberadaan Chusin sebagai garis imajiner dalam latihan. Bagi para pemula, wajib untuk mengkonsentrasikan setiap gerakan dan tehnik yang mereka lakukan pada Chusin. Fokuskan tubuh, tangan, pinggang dan kaki dalam satu garis lurus. Bergeraklah secara simultan.

Popularity: 52% [?]

Memahami Makna Hakama Dalam Latihan Kita

Hakama adalah pakaian tradisional Jepang yang biasa digunakan dalam seni beladiri seperti Aikido, Kendo, Jujutsu, dan Kyudo. Hakama dianggap sebagai suatu hal yang menarik bagi praktisi beladiri yang memakainya. Tidak sedikit dari praktisi beladiri tersebut yang berlatih hanya karena berambisi untuk dapat mengenakan hakama tanpa memahami maknanya. Bahkan beberapa diantaranya hanya ingin terlihat gagah atau anggun dengan hakama. Tentu saja hal ini sangatlah disayangkan.

Popularity: 39% [?]

Aikido: Kokoro No Budo

Seni Beladiri yang Datang dari Hati

Aikido adalah Budo. Banyak orang berpikir bahwa Budo adalah jalan (cara) untuk membela diri atau suatu alat yang dapat dipakai untuk membela diri. Pendapat ini tidak salah, namun juga belum sepenuhnya benar. Jika kita berpikir bahwa Budo hanya sebagai alat untuk membela diri, bahkan hewan pun dapat membela diri mereka dengan menggunakan kemampuan fisik dan naluri (insting). Oleh sebab itu, apabila manusia hanya dapat bergantung kepada kemampuan tubuh dan instingnya saja untuk membela diri, maka dimana perbedaan antara kita manusia dengan hewan?

Popularity: 38% [?]

Aikido Book Refference

 

Souvenirs