<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sebuah Perenungan dalam Aikido</title>
	<atom:link href="http://www.aiki-kenkyukai.com/2008/07/03/sebuah-perenungan-dalam-aikido/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2008/07/03/sebuah-perenungan-dalam-aikido/</link>
	<description>Pusat Pendidikan Seni Bela Diri Aikido</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jun 2010 02:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: andre yang baru, masih dan terus belajar</title>
		<link>http://www.aiki-kenkyukai.com/2008/07/03/sebuah-perenungan-dalam-aikido/comment-page-1/#comment-66</link>
		<dc:creator>andre yang baru, masih dan terus belajar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 09:13:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.aiki-kenkyukai.com/2008/07/03/sebuah-perenungan-dalam-aikido/#comment-66</guid>
		<description>&quot;Ujian bagi kyu 3,2,1

1.Durasinya lebih  panjang (missal 30 menit â€“ 1 jam nonstop), uke yang menyerang dua orang atau lebih bergatian, tujuan : demi nonstopnya si nage memperlihatkan esensi. Uke nya mesti selalu yang segar, yang fit, uke yang sudah kecapean tidak begitu bermanfaat, karena menyerangnya saja sudah nggak focus (tidak powerfull lagi). Di dunia nyata juga begitu, tidak ada penyerang yang lemah/kecapean.
2. Pelemahan fisikal sebelumnya :  menjadi uke nonstop selama 20 menit/lebih (tergantung tingkatan kyu) (lihat kondisi fisikal si uke juga, umur, jenis kelamin dll) atau pelemahan dengan puasa makan siang (supaya bisa diobservasi kebenaran tidak makannya).
3. Penggunaan negative ki. Yakni dari Ki (pikiran) penonton/peserta ujian yang belum ujian/dari penguji. Pada tingkatan yang lebih tinggi, penonton diminta untuk memandang rendah/mencela  nage, melontarkan ki negative ke nage (contoh : â€œah payah kamuâ€â€¦ â€œalah apa sih bisanya loeâ€  dll). Ini adalah ujian fighting spirit, sebagaimana halnya bisa kita temui di kehidupan sehari-hari. Orang-orang yang memandang rendah, yang mencibir upaya/ikhtiar kita.
4.Pengalihan2 atau penghancuran ki no musubi, awase dan mushin nage bisa dilakukan dengan cara-cara lainnya, semua yang terkait dengan ego nage bisa digunakan.
5. Ujian bisa juga dimodifikasi dengan membuat hambatan fisikal tertentu, misalnya menutup mata nage, mengikat tangan/kakinya dll.&quot;


wah, kalau seperti ini bisa banyak aikidoka yang ga lulus dong. kemarin ujian biasa aja ada yang ga lulus. dari yang saya rasakan, ujian sebenarnya adalah setiap kali berada di atas matras, bagaimana bisa kontrol uke, jadi uke yang baik untuk tori, tidak pakai tenaga berlebih (pakai tenaga aja udah salah, hehehe), dan bagaimana ngatur nafas. kalau ujian kenaikan tingkat hanya formalitas untuk ganti belt, gitu aja si kalo yang saya rasa. ki negatif kayanya seru juga tu, apalagi kalau datangnya dari penguji, jangan penonton disuru sandiwara gitu.

&quot;Dalam ujian maka  ujian adalah pada saat aikidoka menjadi nage&quot;

saya dapat banyak ilmu waktu saya jadi uke, dari situ saya bisa belajar flowing dari tori (bukan sandiwara atau nyabun), tahu arah gerakan nage meskipun wazanya mutar dan terutama melatih fisik. waktu ujian, yang saya rasa si bagaimana tori dan uke bisa maintain calmness of mind mereka meskipun fisik ditekan sedemikian rupa, kalau udah ngos2an ya berarti memang belum sampai tarafnya. saya ngomong gini bukan berarti saya udah menguasai ketenangan pikiran loh. saya dapat satu kata2 : mind moves body &lt;---ini sebenarnya yang diuji.

calm state of mind kayanya si bisa dapat setelah keluar dari bentuk. ada siapa gitu yang ngomong = masuk melalui bentuk untuk keluar dari bentuk. nantinya tidak ada uke atau tori tapi hanya ada satu gerakan yang harmonis, aiki. &lt;---- ini kan pastinya tujuan semua aikidoka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Ujian bagi kyu 3,2,1</p>
<p>1.Durasinya lebih  panjang (missal 30 menit â€“ 1 jam nonstop), uke yang menyerang dua orang atau lebih bergatian, tujuan : demi nonstopnya si nage memperlihatkan esensi. Uke nya mesti selalu yang segar, yang fit, uke yang sudah kecapean tidak begitu bermanfaat, karena menyerangnya saja sudah nggak focus (tidak powerfull lagi). Di dunia nyata juga begitu, tidak ada penyerang yang lemah/kecapean.<br />
2. Pelemahan fisikal sebelumnya :  menjadi uke nonstop selama 20 menit/lebih (tergantung tingkatan kyu) (lihat kondisi fisikal si uke juga, umur, jenis kelamin dll) atau pelemahan dengan puasa makan siang (supaya bisa diobservasi kebenaran tidak makannya).<br />
3. Penggunaan negative ki. Yakni dari Ki (pikiran) penonton/peserta ujian yang belum ujian/dari penguji. Pada tingkatan yang lebih tinggi, penonton diminta untuk memandang rendah/mencela  nage, melontarkan ki negative ke nage (contoh : â€œah payah kamuâ€â€¦ â€œalah apa sih bisanya loeâ€  dll). Ini adalah ujian fighting spirit, sebagaimana halnya bisa kita temui di kehidupan sehari-hari. Orang-orang yang memandang rendah, yang mencibir upaya/ikhtiar kita.<br />
4.Pengalihan2 atau penghancuran ki no musubi, awase dan mushin nage bisa dilakukan dengan cara-cara lainnya, semua yang terkait dengan ego nage bisa digunakan.<br />
5. Ujian bisa juga dimodifikasi dengan membuat hambatan fisikal tertentu, misalnya menutup mata nage, mengikat tangan/kakinya dll.&#8221;</p>
<p>wah, kalau seperti ini bisa banyak aikidoka yang ga lulus dong. kemarin ujian biasa aja ada yang ga lulus. dari yang saya rasakan, ujian sebenarnya adalah setiap kali berada di atas matras, bagaimana bisa kontrol uke, jadi uke yang baik untuk tori, tidak pakai tenaga berlebih (pakai tenaga aja udah salah, hehehe), dan bagaimana ngatur nafas. kalau ujian kenaikan tingkat hanya formalitas untuk ganti belt, gitu aja si kalo yang saya rasa. ki negatif kayanya seru juga tu, apalagi kalau datangnya dari penguji, jangan penonton disuru sandiwara gitu.</p>
<p>&#8220;Dalam ujian maka  ujian adalah pada saat aikidoka menjadi nage&#8221;</p>
<p>saya dapat banyak ilmu waktu saya jadi uke, dari situ saya bisa belajar flowing dari tori (bukan sandiwara atau nyabun), tahu arah gerakan nage meskipun wazanya mutar dan terutama melatih fisik. waktu ujian, yang saya rasa si bagaimana tori dan uke bisa maintain calmness of mind mereka meskipun fisik ditekan sedemikian rupa, kalau udah ngos2an ya berarti memang belum sampai tarafnya. saya ngomong gini bukan berarti saya udah menguasai ketenangan pikiran loh. saya dapat satu kata2 : mind moves body &lt;&#8212;ini sebenarnya yang diuji.</p>
<p>calm state of mind kayanya si bisa dapat setelah keluar dari bentuk. ada siapa gitu yang ngomong = masuk melalui bentuk untuk keluar dari bentuk. nantinya tidak ada uke atau tori tapi hanya ada satu gerakan yang harmonis, aiki. &lt;&#8212;- ini kan pastinya tujuan semua aikidoka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

