Seminar Aikido Yoshinobu Takeda Shihan

October 1, 2007

Q & A Oktober’07

Q:
Dear penulis,
Di Artikel Bulan September ditekankan tentang pentingnya Teknik Dasar,
Bagaimana mengharmoniskannya dengan statement O’sensei yang ini ya ?

Trims
Rio

———————-
Excerpted from The Art of Peace translated by John Stevens.

“The techniques of the Way of Peace change constantly; every encounter is unique,
and the appropriate response should emerge naturally. Today’s techniques will be
different tommorrow. Do not get caught up with the form and appearance of a
challenge. The Art of Peace has no form - it is the study of the spirit”.

“Ultimately, you must forget about technique. The further you progress, the fewer
teachings there are. The Great Path is really No Path”.

A:
Sebetulnya penekanan latihan pada teknik dasar dan 2 pernyataan O’Sensei diatas tidak bertolak belakang, memang jika dibaca sekilas dan dipahami secara bahasa saja memang terlihat seperti kontradiktif.
tapi jika kita mau mengkaji secara sejarah perjalanan aikido dari awal-awal Morihei Ueshiba Sensei mulai mengajar, hingga di akhir-akhir hidup beliau.
Dari awal beliau mengajarkan tentang aikido, Beliau “menggunakan” teknik-teknik yang berasal atau berakar dari ilmu beladiri yang beliau dapat dari Sokaku Takeda Sensei, seorang master daito-ryu aiki jujutsu. Makin hari, semakin beliau menekankan pada esensi,beliau lebih banyak bicara tentang filosofi, beliau meminimalisir teknik yang digunakan menjadi hanya beberapa bentuk saja seperti shiho-nage,irimi-nage,ikkyo,dan akhirnya kokyu-nage. Disinilah yang O’Sensei maksudkan bahwa nantinya kita tidak boleh terikat pada bentuk dan memahami takemusu aiki (unlimited creative manifestation of aiki).
Saya pakai kata-kata “menggunakan” karena aikido sendiri (apa yang mau diajarkan O’Sensei) bukanlah teknik-nya, melainkan suatu konsep “cara menyatukan energi” yang akan diajarkan kepada murid lewat praktek aplikasi teknik-teknik tersebut. Jadi teknik dasar sekali lagi adalah sarana untuk mengerti apa itu aikido.
Perumpamaan yang mungkin paling mudah adalah seperti kita belajar tentang bahasa.
kita bisa belajar bahasa tanpa mengenal huruf, tapi tentunya pengetahuan tentang bahasa dengan cara belajar seperti ini akan sangat lemah, (paling cuma bisa bicara saja sperti orang desa buta huruf). Untuk memperkuat pondasi/dasar kita untuk mengkaji lebih dalam dan luas tentang ilmu bahasa, dan untuk dapat kemudian disebarluaskan sebagai ilmu pengetahuan, maka memerlukan sarana yang sistematis,
disinilah muncul kebutuhan akan huruf, pengetahuan tentang bentuk & lafal huruf.
Kembali pada aikido dan teknik dasar, untuk dapat memahami aikido hingga luas dan dalam, kita membutuhkan dasar yang kokoh, yang akan kita dapatkan dari berlatih teknik dasar.

Popularity: 80% [?]

Harmoniskan dengan Komentar

   

Aikido Book Refference

 

Souvenirs