Seminar Aikido Yoshinobu Takeda Shihan

October 1, 2007

editorial Oktober’07

“Merayakan Kemenangan Atas Ujian”

“Lebaran sebentar lagi…” lirik lagu ini demikian akrab ditelinga di saat menjelang hari besar umat Muslim ini. Dan bagi kita yang menjalani puasa Ramadhan, lagu ini juga kadang mengingatkan kita akan lebaran yang terasa seperti sebuah akhir yang menyenangkan dari sebuah perjuangan panjang selama satu bulan penuh. Saat dimana kita merayakan kemenangan atas ujian yang diberikan-NYA.
Wajar memang jika dalam suasana suka cita menyambut kemenangan, kelulusan, keberhasilan menjalani ujian-ujian didalam hidup kita merasa lega, gembira dan ingin merayakan. Tapi seperti yang saya alami sendiri, entah berapa kali saat lebaran saya mengalami sakit perut lantaran kekenyangan, entah berapa kali saat setelah lulus ujian kenaikan sabuk, saya menjadi sombong dan malas latihan, entah berapa kali nilai-nilai pelajaran saya jatuh setelah lulus mendapat ranking tinggi. Entah berapa kali sudah saya terlena dalam perayaan kemenangan yang kemudian membuat saya lupa, bahwa yang saya baru saja lalui adalah sebuah ujian.
Syukur, Yang Maha Kuasa masih menyadarkan saya lewat kata-kata Sensei saya, “Lulus ujian bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal sebuah babak baru perjuangan dan tanggung jawab yang lebih besar, perjalanan kita baru berakhir pada saat Yang Maha Kuasa memanggil kita”. Seseorang ketika lulus ujian, maka ia ditempatkan di tingkat yang lebih tinggi, yang juga berarti ia dianggap telah mampu untuk mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar.
Jika kita lulus ujian SMA, maka kita duduk di bangku kuliah yang metode belajarnya membutuhkan pemikiran lebih kritis dan kematangan emosional, dan sebaiknya tidak lagi berperilaku layaknya anak SD yang masih kucing-kucing-an dengan guru karena tidak buat PR. Jika kita lulus ujian sabuk coklat, maka seyogyanya kita kenakan sabuk hitam kita dengan sikap amanat, bukan justru menepuk dada, bertinggi hati dan makin menjauh dari ajaran Sensei kita. Jika kita berhasil berpuasa dengan baik di bulan Ramadhan, maka setelah lebaran, kita adalah hamba ALLAH yang ditinggikan derajatnya oleh Yang Maha Tinggi tentunya sebisa mungkin kita berusaha isi buku amal kita yang baru dengan amalan sebaik saat kita berpuasa, dan tidak lalai atas karunia-NYA dan mencorat-coret buku amal baru kita dengan dosa dan berharap dibersihkan lagi di tahun depan.
Akhir kata, atas nama segenap kru Inside Aiki saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faidzin bagi yang merayakan, serta mengucapkan Mohon Maaf Lahir Bathin & Happy Holidays pada semua…

Popularity: 79% [?]

Harmoniskan dengan Komentar

   

Aikido Book Refference

 

Souvenirs