Seminar Aikido Yoshinobu Takeda Shihan

September 7, 2007

Editorial September’07

Tauladan Bagi Kita Semua

Pada saat mengikuti seminar Ikuhiro Kubota Shihan kemarin, saya seperti kembali diingatkan pada kata-kata Hakim Sensei ketika beliau berbicara pada saya beberapa tahun lalu ketika saya baru mulai diamanatkan untuk mengajar. Hakim Sensei pernah berkata “Sebagai guru, kita tidak mengajar apa yang kita ingin ajarkan, melainkan apa yang murid perlukan”. Dan melihat bagaimana Kubota Shihan memberikan pengajaran pada dua hari seminar kemarin (1 & 2 September’07), kita semua seperti  diperlihatkan sebuah contoh konkrit bagaimana seorang guru seharusnya mengajar seperti yang dikatakan Hakim Sensei.
Seperti yang mungkin sebagian kita murid-murid Aiki Kenkyukai sudah mengetahui, tahun kemarin Kubota Shihan pun telah menunjukkan sedikit demi sedikit bagaimana Aikido pada saat sudah dilakukan dengan pemahaman yang lebih mendalam, beliau menyebut ini “kokoro no waza” (teknik yang muncul dari hati), pada seminar kemarin juga begitu, bahkan pada satu kesempatan Kubota shihan dengan postur tubuh kecil dan usia yang 64 tahun dapat membuat tubuh Hartanto Sensei yang dua kali lebih besar dan jauh lebih muda terlempar hanya menggunakan jari telunjuk. Meskipun begitu apa yang beliau minta untuk kita (peserta seminar) latih adalah teknik dasar,dengan pemahaman yang begitu sederhana hingga mudah bagi kita untuk mencontoh. Padahal tentu untuk beliau yang sudah mengerti, akan lebih mudah dan ringan jika tetap menggunakan teknik aiki / kokoro no waza yang beliau sudah kuasai dibandingkan harus kembali melakukan gerakan-gerakan dasar.
Disinilah bentuk pengorbanan seorang guru, yang kadang kita sebagai murid tidak menyadari. Malah kadang kita karena tahu guru kita sudah sampai level yang tinggi, dengan “bodoh” nya mengharap untuk diajarkan ilmu pada level tersebut tanpa mau tahu bagaimana guru kita sampai pada level itu dan tanpa mau mengerti bahwa perintah untuk melakukan gerakan dasar adalah jalan yang dipilihkan guru kita untuk menyiapkan diri kita memahami ilmu yang lebih dalam dan luas.
Mudah-mudahan kedatangan Kubota Shihan kemarin, meninggalkan pelajaran yang lebih dalam dari sekedar perbendaharaan teknik bagi kita semua, baik bagi murid yang masih tahap belajar ataupun bagi guru yang sudah pada tahap belajar dari mengajar. Bagi para guru, Kubota Shihan telah memberikan contoh untuk tidak bosan-bosannya menyampaikan hal-hal yang mendasar, yang diperlukan oleh murid, dan tidak tergoda mengajarkan hal yang mungkin lebih baik, tapi jika diberikan belum tepat pada waktunya mungkin malah akan membawa kemudaratan. Begitu juga bagi para murid, Kubota Shihan menunjukkan bahwa dasar yang kuat-lah yang akan mengantarkan kita pada pemahaman tentang Aikido. Tidak ada jalan pintas, semua adalah hasil penempaan diri yang terus-menerus dan berpegang pada prinsip-prinsip dasar.
Honto ni Arigatoo Gozaimasu, Sensei.!

Popularity: 82% [?]

Harmoniskan dengan Komentar

   

Aikido Book Refference

 

Souvenirs