Seminar Aikido Yoshinobu Takeda Shihan

March 31, 2007

Editorial April’07

Sistem Organisasi VS Sistem Dojo

Bertepatan dengan akan diadakannya pembenahan secara internal didalam tubuh Aiki Kenkyukai,pas rasanya jika kita membahas tentang organisasi dari sisi Budo. Didalam Budo,contoh sebuah organisasi adalah Dojo. Perbedaan mendasar antara Dojo dengan organisasi konvensional adalah pada sistem yang berlaku didalam. Organisasi konvensional beroperasi berdasar sistem kewenangan (kekuasaan) sedangkan dojo beroperasi berdasarkan sistem tanggung-jawab (amanah).

Sekilas memang terlihat memang perbedaan ini tidak berdampak apapun kecuali mempersepsikan
hal yang sama dari dua sisi yang berbeda. Namun seperti yang kita semua tahu, bagaimana kita berpersepsi, mempengaruhi bagaimanan kita bersikap dan berperilaku. oleh karena itu perbedaan ini menjadi penting.

Jika kita bicara organisasi, pada umumnya yang pertama kali tergambar adalah struktur organisasi, bagaimana secara jelas dipetakan jalur wewenang atau dalam kata lain sebuah hirarki siapa yang memiliki kekuasaan atas siapa.

Misalnya saja pada sebuah perusahaan, para pemegang saham memiliki wewenang atas dewan direktur (BoD), BoD memiliki wewenang atas Presiden, Presiden atas Vice Presiden, Vice Presiden atas Kepala Departemen, dst.

Wewenang & Kekuasaan yang dimiliki seseorang dalam sistem ini muncul dari status yang diberikan pihak yang lebih tinggi kepada orang tersebut. Dimaksudkan supaya orang yang diberi wewenang dapat mempergunakan kekuasaannya untuk menunaikan tugas yang diberikan oleh pihak yang lebih tinggi.

Contohnya, Presiden mendapatkan wewenangnya dari MPR, dan Presiden dengan wewenang yang diberikan tersebut dapat memerintah menteri-menterinya sehingga dapat memudahkan Presiden menuaikan tugas yang diberikan oleh MPR.

Sistem seperti ini dibentuk dengan penitik-beratan pada kewenangan (kekuasaan) dan bukan pada tanggung jawab, kalaupun menyinggung soal tanggung jawab, lebih kepada tanggung jawab pihak yang dibawah kepada pihak yang lebih tinggi Sehingga pada prakteknya sering terjadi penyelewengan kekuasaan oleh pihak yang berwenang dan melaksanakan tugas setengah hati oleh pihak yang dibawah.

Sangat berbeda dengan sistem berdasarkan tanggung-jawab (amanah) yang diterapkan didalam dojo, hirarki didalam dojo bukan menggambarkan peta kekuasan namun amanah yang dipegang oleh pihak yang lebih tinggi untuk mendidik & mengayomi pihak yang lebih rendah dan sebagai timbal baliknya pihak yang lebih rendah memiliki tanggung-jawab untuk belajar dan berlatih dengan giat serta menjaga pihak yang lebih tinggi. Sang Sensei menjaga amanah yang diberikan kepadanya untuk mendidik & mengayomi murid-muridnya. Para murid senior (sempai) sebagai timbal balik, menjaga amanah dari Sensei mereka untuk mengajarkan apa yang telah mereka ketahui kepada para kohai (murid junior) sesuai ajaran Sensei-nya. Dan semua murid bertanggung-jawab menjaga Sensei mereka sesuai kemampuan masing-masing.

Sebuah gambaran dojo ideal adalah ketika setiap anggota memahami dan menerima tanggung jawab masing-masing. Tidak cukup hanya dengan berlatih dengan giat, setiap anggota kecuali yang paling baru, memiliki tanggung jawab untuk berbagi ilmu kepada yang belum mengerti. Setiap anggota kecuali yang paling baru juga bertanggung jawab untuk siap menjadi tauladan. Setiap anggota dengan sadar diri harus bertanya kepada sempai-nya apa yang harus dikerjakan (apa yang yang menjadi tanggung jawabnya) kemudian melaksanakannya. Setiap anggota harus mawas diri, senantiasa memperhatikan apa yang terjadi didalam dojo, sehingga mereka setiap saat dapat siap memberikan sumbangsihnya semampu mereka, akan tetapi bertanya kepada sempai/Sensei akan lebih baik sehingga tidak merusak keharmonisan dojo dengan mengerjakan sesuatu yang tidak diamanatkan kepada dirinya.

Sekali lagi, sebuah dojo dapat berjalan dengan baik ketika setiap anggota memperhatikan, memahami dan menerima tanggung jawab masing-masing dan melaksanakannya, mari kita bangun aiki kenkyukai dengan semangat tanggung jawab seperti ini.

(beberapa bagian merupakan saduran dari berbagai sumber)

Popularity: 92% [?]

Harmoniskan dengan Komentar

   

Aikido Book Refference

 

Souvenirs